Selasa, 06 Januari 2009

Fisik Pemain Langsung Digenjot


Dalam dua hari ke depan, pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono akan memfokuskan diri untuk meningkatkan kualitas fisik para pemainnya, setelah menjalani liburan akhir tahun selama kurang lebih sepekan. Karena itu, pada sesi latihan pertama di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (5/1), Jaya langsung menggelar tes kebugaran dan daya tahan.

"Ini hanya tes untuk mengetahui kondisi teranyar para pemain setelah menjalani liburan. Dengan mengetahui kondisi terakhirnya, saya bisa mengambil langkah yang tepat dalam pemberian program latihan menjelang pertandingan melawan Persires, 14 dan 18 Januari nanti," kata Jaya.

Materi tes yang diberikan Jaya kemarin adalah dengan berlari mengelilingi lapangan selama 15 menit. "Hasil pastinya, termasuk Vo2 max masih harus dihitung. Tapi secara umum, kebugaran dan daya tahan pemain cukup bagus," kata Jaya.

Pelatih fisik Persib, Entang Hermanu membenarkan kalau hasil tes secara umum cukup baik. "Dalam 15 menit, banyak pemain yang bisa berlari sebanyak 10 keliling lapangan. Itu cukup bagus," kata salah seorang dosen di FPOK-UPI Bandung ini.

Salah seorang pemain yang kebugaran dan daya tahannya mendapat pujian adalah Lorenzo Cabanas. "Dalam tes ini, Cabanas sangat bagus. Ini berkat latihan individual yang dia lakukan selama masa liburan," kata Jaya.

Setelah mengetahui kapasitas fisik para pemainnya, dalam dua hari ke depan, Jaya akan langsung memberikan program latihan peningkatan fisik. "Setelah tiga hari digenjot fisik, barulah pemain memasuki program latihan umum, teknik, dan strategi yang difokuskan untuk pertandingan melawan Persires," katanya.

Pada sesi latihan pertama kemarin, sejumlah pemain yang mengalami cedera seperti Salim Alaydrus dan Irwan Wijasmara belum muncul di lapangan. Pemain lain yang absen adalah Eka Ramdani karena meminta izin menjemput orangtuanya yang baru pulang setelah menunaikan ibadah haji.

Sementara itu, meski masih mengalami cedera otot betis, Waluyo tetap bisa mengikuti tes. Sedangkan Atep, gagal menyelesaikan tes karena rasa nyeri di perutnya. "Saya pikir tidak ada tes lari. Karena itu, sebelum latihan, saya sempat makan," kata Atep.

Manfaatkan yang ada

Mengenai krisis pemain di lini belakang saat menghadapi Persires, Jaya mengaku tidak terlalu khawatir. Pasalnya, ia sangat percaya dengan kemampuan para pemain yang ada.

"Soal pemain belakang yang dipanggil timnas, kita memang tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Maman dan Nova, saya akan maksimalkan pemain yang ada saja. Tidak ada masalah," katanya.

Selain Maman dan Nova dipanggil timnas, Persib juga terancam kehilangan Waluyo yang masih dibekap cedera.

0 komentar:

Caution : Wajib diklik

Followers

Caution : Wajib diklik