BANDUNG, TRIBUN - Ketua Panpel Persib Iwan Kartiwan mengimbau bobotoh yang akan menyaksikan pertandingan Persib versus Persita, Sabtu (8/11) malam, untuk datang lebih awal. Alasannya kata Iwan, Panpel akan memberlakukan prosedur yang harus ditaati semua penonton, termasuk penonton undangan.
"Misalnya penonton undangan atau wartawan peliput, sebelum masuk stadion harus melapor ke meja panitia di pintu masuk untuk mendapatkan barcode sebagai tanda pengesah masuk stadion," tutur Iwan kepada Tribun, Jumat (7/11).
Iwan juga mengimbau kepada penonton pemegang tiket tribun timur dan tribun utara/selatan, untuk benar-benar masuk dengan tiket yang dipegangnya. "Artinya tidak ada penonton masuk tanpa tiket," tandas Iwan sambil mengatakan untuk tribun timur dan tribun VIP, pihaknya memberlakukan tiket elektronik.
"Sementara untuk tribun utara dan tribun selatan, masih menggunakan tiket kertas," urai Iwan.
Selain mengimbau untuk datang lebih awal, Iwan juga mengingatkan kembali bahwa bobotoh masih dilarang hadir di stadion dengan berbagai atribut Persib. "Bobotoh kan masih dicekal selama setahun atau masa percobaan enam bulan oleh Badan Liga Indonesia (BLI) dan PSSI. Selain atribut, pada pertandingan kali ini juga bobotoh tidak boleh membawa spanduk," ucap Iwan mengingatkan.
Bagi bobotoh yang belum mendapatkan tiket masuk, Iwan menyediakan enam tenda penjualan tiket langsung di Stadion Jalaj Harupat. "Penjualan tiket di stadion dimulai pukul 12.00," katanya.
Sabtu, 08 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar