
Krisis pemain belakang Persib Bandung saat menghadapi Persires Rengat pada pertandingan pertama babak "24 Besar" Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009 dipastikan bakal semakin parah apabila Waluyo benar-benar tidak bisa tampil. Pasalnya, hingga Selasa (6/1), dokter tim Persib, masih menempatkan Waluyo dalam daftar pemain yang diragukan tampil.
"Waluyo memang selalu ikut latihan. Tapi setiap kali melakukan gerakan, dia masih meringis kesakitan. Dia masih diragukan bisa main," kata dokter tim Persib, dr. Ia Kurnia di sela-sela sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (6/1).
Waluyo mengalami cedera di bagian otot betis setelah terhantam bola hasil tendangan Zaenal Arief dalam sebuah sesi latihan, akhir Desember lalu. Cedera ini merupakan yang kedua bagi mantan pemain Deltras Sidoarjo itu. Sebelumnya, Waluyo sempat beristirahat panjang karena cedera otot lutut saat menghadapi Pupuk Kaltim Bontang, Oktober lalu.
Kendati demikian, Ia masih akan terus memantau perkembangan kondisi cedera Waluyo. "Mudah-mudahan dalam sisa waktu seminggu ini bisa sembuh," katanya.
Sebelumnya, Persib sudah dipastikan kehilangan dua pilar pemain belakangnya, yaitu Maman Abdurahman dan Nova Arianto yang dipanggil tim nasional dalam persiapan menghadapi babak kualifikasi Piala Asia 2011 pada 19 dan 28 Januari mendatang.
Kendati statusnya masih diragukan, tim pelatih Persib masih memasukkan nama Waluyo dalam skenario tiga pemain belakang yang bakal ditampilkan saat menjamu Persires di Stadion Si Jalak Harupat. Pada sesi latihan sore kemarin, Waluyo di-drill secara khusus untuk mengantisipasi bola-bola crossing di bawah pengawasan asisten pelatih, Robby Darwis. Dua pemain belakang lain yang disiapkan secara khusus adalah Wildansyah dan Edi Hafid Murtado.
"Sebagai pelapisnya, saya juga siapkan Chandra (Yusuf). Sebenarnya, kita masih punya Nyeck (Nyobe), tapi saya tetap siapkan pemain muda itu," kata Robby.
Tiga bulan
Sementara itu, mengenai "kebandelan" Salim yang ingin segera berlatih, padahal cedera hamstringnya belum pulih benar, tim pelatih dan dr. Ia meminta agar mantan gelandang Pelita KS dan Persikota ini menjaga kedisiplinan diri.
"Kalau saya secara pribadi, Salim harus istirahat total sekurang-kurangnya tiga bulan agar sembuh total. Nah, selama masa penyembuhan itu, Salim harus disiplin. Saya mengerti, kalau secara psikologis dia pasti kesal tak bisa bermain bola," katanya.
Ia khawatir, jika Salim tetap "membandel", justru cederanya akan semakin parah dan itu bisa membahayakan karier sepak bola yang bersangkutan. "Kalau tidak disiplin, bisa jadi karier sepak bola Salim berakhir lebih cepat. Karena itu, meski kesel, jalani masa pemulihan dengan sabar," kata Ia.
Rabu, 07 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar