
Gerimis yang sejak pagi turun di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang, tiba-tiba berhenti sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (4/2). Bertepatan dengan itu, dari kejauhan, sebuah bus berwarna biru terlihat muncul menyusuri jalan desa menuju sebuah rumah yang cukup resik di desa itu.
Bus yang ternyata memboyong rombongan para pemain, pelatih, dan ofisial Persib itu berhenti tepat di depan rumah yang dituju. Di depan rumah milik Asisten Manajer Persib, H. Umuh Muhtar itu, rombongan disambut tuan rumah dan warga sekitar.
"Ayo, ayo, langsung saja makan semua hidangan yang ada," kata Umuh yang menyambut kedatangan seluruh awak Persib.
Makanan pembuka yang dihidangkan cukup bervariasi, dari mulai tahu sumedang, ubi cilembu, dan berbagai penganan ringan lainnya. Di atas meja makan sudah tersaji berbagai hidangan, dari mulai ikan bakar, ikan goreng, ayam goreng, sambal, karedok, dan jenis makanan lain yang memancing selera makan.
"Di sini acara murni untuk refreshing. Jadi, kalian bebas melakukan apa pun. Mau mancing, mau nyanyi atau mau sekadar kumpul-kumpul, silakan," kata Umuh.
Di kolam yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah H. Umuh, tampak Cecep Supriatna, Atep, dan Edi Hafid Murtado mulai membenahi peralatan memancingnya. Begitu juga dengan pelatih Jaya Hartono dan asistennya, Robby Darwis. Disertai canda tawa dan saling ejek, terutama karena kehadiran masseur, Emen Suwarman di pinggir lapangan yang tak henti-hentinya ngocol.
"Dengan refreshing ini, saya berharap kejenuhan akibat latihan berat hilang. Mereka bisa fresh lagi latihan dan meraih hasil sempurna dalam pertandingan nanti.," katanya. Semoga begitu, Pak Haji!
Kamis, 05 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar