
Sejak kompetisi bernama Liga Indonesia (LI) digulirkan pada November 1994, Persib Bandung baru dua kali menjamu Persipura Jayapura. Dua pertemuan pada LI IX/2003 dan LI X/2004 itu terjadi di Stadion Siliwangi. Hasilnya, Persib selalu mencatat kemenangan tipis 1-0.
Yang menarik, dua kemenangan Persib atas Persipura itu ditentukan gol tunggal Alejandro Tobar, gelandang berkebangsaan Cile yang kini berkostum Persikab Kab. Bandung. Pada LI IX/2003, Tobar yang baru bergabung di putaran kedua, mencetak gol penentu kemenangan Persib pada menit 72. Sedangkan pada musim berikutnya, gol Tobar datang lebih cepat, yaitu menit ke-40.
Dari dua pertemuan tersebut, tergambar bahwa Persib selalu menghadapi kesulitan menembus pertahanan tim berjuluk "Mutiara Hitam" itu, meski akhirnya bisa menang. Akankah hal itu terulang pada pertemuan ketiga di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Senin (9/2) ini?
Kalau mendengar komentar Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis, boleh jadi kesulitan itu bakal kembali dihadapi para bomber Persib. "Lini pertahanan Persipura terkenal tangguh. Mereka punya seorang Bhio Paulin yang kokoh di belakang," kata Robby.
Jika para striker Persib buntu dalam membongkar pertahanan Persipura, kunci kemenangan akan ada pada pemain gelandang, seperti yang dilakukan Tobar pada LI IX/2003 dan LI X/2004.
Senin, 09 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar