
Persib Bandung hingga saat ini mengaku masih buta dengan calon lawan yang akan mereka hadapi di babak "24 Besar" ajang Copa Dji Sam Soe, Persires Rengat. Sampai saat ini, kekuatan Persires Rengat yang berkiprah di Divisi I Liga Indonesia masih belum diketahui Persib Bandung. Karena itu, Persib tetap akan mewaspadai tim yang berasal dari Riau yang bisa saja menjadi batu sandungan untuk melangkah ke babak "16 Besar" ini.
"Jujur saja, kita belum mengetahui kekuatan Persires Rengat yang akan kita hadapi di babak '24 Besar' Copa Dji Sam Soe nanti," ujar asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis, Minggu (4/1).
Buta kekuatan Persires Rengat yang dialami Persib saat ini dinilai masih wajar. Pasalnya, Persires Rengat merupakan tim yang terbilang masih baru berkiprah di kompetsisi sepak bola Indonesia dan belum terlalu diketahui masyarakat luas.
"Persires merupakan tim yang baru. Jadi, wajar saja kalau Persib belum mengetahui kondisi mereka, termasuk kekuatan tim secara keseluruhan," ungkapnya.
Hanya saja, lanjut Robby, pihaknya mempunyai sedikit informasi mengenai Persires Rengat. Informasi tersebut adalah tentang kehadiran dua mantan pemain Persib, Yadi Mulyadi dan Ade Abdillah yang menjadi pilar Persires.
"Kita hanya mengetahui tentang itu saja. Yang lainnya kita masih buta," kata Robby. Namun, jika dilihat dari kasta kompetisi yang diikuti Persib dan Persires, tentunya Persib lebih diunggulkan. Didukung dengan materi pemain yang bagus dan berkiprah di Liga Super Indonesia, di atas kertas Persires Rengat yang berkiprah di Divisi I bukan lawan yang sepadan.
"Meski demikian, saya berharap para pemain tidak overconfidence dan mengganggap enteng lawan. Kondisi ini sangat berbahaya dan merugikan tim. Persires Rengat tetap harus diwaspadai karena mereka akan tampil habis-habisan dan berjuang sekuat tenaga saat melawan Persib," katanya.
Senin, 05 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar