
BANDUNG, TRIBUN - Kubu Persib Bandung tampaknya terlalu percaya diri menghadapi putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI). Ketika tim lain berburu sejumlah pemain andal untuk meningkatkan performance tim, Persib justru terlihat adem ayem dan mempercayakan sepenuhnya pada pemain yang ada.
"Sampai sekarang belum ada pembicaraan untuk menambah atau mengganti pemain. Saya sendiri tetap berpendirian sebaiknya kita mempertahankan pemain yang ada," ujar Pelatih Persib Jaya Hartono, Rabu (31/12).
Menurut Jaya dengan mempertahankan pemain yang ada, tim pelatih hanya tinggal meningkatkan performance tim. Alasannya komunikasi antarpemain sudah terjalin cukup lama. Menghadirkan pemain baru, kata Jaya, perlu upaya baru untuk menjalin komunikasi.
Jaya menyatakan tidak mudah bagi pemain baru untuk beradaptasi dalam waktu singkat dengan pemain lain yang sudah bergabung dari awal kompetisi.
"Sepak bola itu tidak bisa instan. Semuanya perlu proses dan itu bisa dilakukan dengan sesering mungkin menggelar latihan bersama," tutur Jaya.
Persib memang terbilang tim yang paling adem ayem menghadapi putaran kedua LSI. Sebaliknya tim-tim pesaing Persib justru terlihat habis-habisan memoles dan menambah kekuatan tim.
Juara bertahan Sriwijaya FC misalnya, meski lini depannya sudah terbilang cukup tajam, ternyata masih juga mendatangkan bomber andalan sekelas Budi Sudarsono. Langkah Laskar Wong Kito ini jelas menjadi ancaman serius bagi tim lain di arena LSI, tak terkecuali bagi Persib.
Kamis, 01 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar