Karena sulit memantau perkembangan kondisi cederanya, Persib Bandung menunggu kehadiran Irwan Wijasmara untuk segera bergabung dengan rekan-rekannya di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung. Pada awalnya, Irwan yang "menghilang" sejak hampir dua bulan lalu, dikabarkan akan datang pada sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (7/1). Namun, hingga sesi latihan selesai, Irwan tak kunjung muncul.

"Kita sangat sulit memantau perkembangan Irwan karena dia tak pernah muncul di sini (Mes Persib). Karena itu, kita berharap, dia bisa segera bergabung agar saya bisa segera memeriksa dan mengetahui kondisi cederanya," kata dokter tim Persib, dr. Ia Kurnia usai sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (7/1).

Seperti diketahui, Irwan mengalami cedera pada pertandingan debutnya bersama Persib ketika menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta Makassar, pada laga terakhir putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, 15 November lalu. Ketika itu, karena terinjak oleh pemain PSM, tulang di bagian sikut tangan kiri Irwan mengalami keretakan.

Berdasarkan catatan "GM", sekembalinya dari Makassar itu, Irwan hanya sempat muncul sekali di Mes Persib. Dokter tim Persib sempat menyarankan Irwan untuk melakukan operasi, tapi ditolak pemain jebolan SMA Ragunan ini dengan alasan lebih memilih jalan pengobatan alternatif.

Ia mengharapkan kehadiran Irwan di Persib karena ada laporan baru dari orangtuanya, ternyata bahu mantan pemain Persib U-23 ini mengalami pergeseran. "Cedera di bahunya sama sekali tidak ada ketika bermain di PSM. Setelah memilih cara pengobatan alternatif, tiba-tiba ada laporan tulang bahunya bergeser, ini 'kan aneh. Karena itu, saya perlu memastikannya, kenapa?" kata Ia.

Di luar adanya laporan cedera baru di bagian bahunya, Ia mengatakan, laporan terakhir dari pihak Irwan kalau kondisi cederanya berangsur membaik. Kendati demikian, untuk memastikannya, Ia menyatakan bakal tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Katanya, cedera Irwan mulai membaik. Tapi, untuk kepastiannya, saya tetap menunggu kehadiran Irwan. Apalagi, saya mendengar kabar, kalau selama ini pun, Irwan ada di Bandung," kata Ia.

Salim komplain

Sementara itu, Salim Alaydrus, komplain terhadap pernyataan dokter tim Persib, dr. Ia Kurnia, yang mengharuskannya beristirahat sedikitnya tiga bulan jika ingin cedera hamstringnya sembuh total. Menurut bek sayap kanan Persib itu, pendapat dokter Persib itu berlebihan, terutama mengenai faktor "kebandelan" yang dinilai menjadi penyebab kambuhnya cedera otot paha bagian bawahnya itu.

Untuk mengomplain pernyataan Ia yang dirilis sejumlah media lokal, secara sengaja Salim yang tengah berada di Purwakarta menghubungi "GM", Rabu (7/1) pagi. "Kata dokter yang memeriksa saya lewat USG, cedera saya tidak separah itu. Dokter itu bilang, saya hanya butuh waktu istirahat total paling lama dua minggu," kata Salim.

Pemain yang pernah merumput bersama Persikota ini pun menyesalkan pernyataan soal "kebandelan" yang dituding sebagai penyebab cederanya kambuh kembali. "Hal-hal seperti itu, sebenarnya tidak harus diungkapkan. Karena saya jadi tidak enak dengan bobotoh dan publik sepak bola Bandung," kata Salim yang juga pernah berkostum Pelita KS itu.

Mengenai waktu dua minggu istirahat total seperti disarankan dokter yang memeriksa cederanya, Salim juga merasa yakin bakal pulih. "Waluyo saja yang mengalami cedera lutut hanya dua bulan, saya yakin dengan istirahat dua minggu lagi, cedera otot paha saya bisa sembuh," katanya.

Pada sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (7/1), Ia mengaku telah berbicara dengan Salim soal pernyataannya itu. Ia menjelaskan, pernyataannya itu hanya pendapat pribadi, jika Salim ingin benar-benar sembuh total. "Rekomendasi dari dokter yang memeriksa Salim memang cuma dua minggu untuk istirahat," kata Ia.

0 komentar:

Caution : Wajib diklik

Followers

Caution : Wajib diklik