
BANDUNG, TRIBUN-Wakil Manajer Persib H Umuh Muhtar, menyatakan kesiapan manajemen untuk melakukan pertanggungjawaban atau evaluasi keunangan Persib selama mengikuti putaran pertama Liga Super. Hal ini ditegaskan Umuh berkaitan dengan desakan Badan Liga Indonesia (BLI) yang menuntut Persib untuk segera berbadan hukum.
"Saya kira yang paling mendesak adalah evaluasi keuangan, sebelum dibentuk perseroan terbatas (PT) atau badan hukum lainnya. Karena setelah berbentuk badan hukum, Persib tidak lagi menerima dana dari APBD. Kami dari manajemen tim siap melakukan evaluasi dan pertanggungjawaban keuangan," tandas Umuh seperti disampaikan kepada Tribun, Senin (8/12).
Kesiapan manajemen tim melakukan evaluasi keuangan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat tentang dana APBD yang selama ini diberikan kepada tim Maung Bandung. "Evaluasi ini sebagai jawaban kepada banyak pihak termasuk masyarakat yang selama ini mempertanyakan soal keungan Persib," jelas Umuh.
Umuh menjelaskan, selama ini manajemen tim baru menerima dana sebesar 16,6 miliar. Uang sebesar itu seperti dipaparkan Umuh, diterima dari anggaran APDB sebesar 29 miliar untuk Persib.
"Jadi kami manajemen tim, sampai saat ini baru menerima sebesar 16,6 miliar. Uang sebesar itu pertama diterima sebesar 9,6 miliar dari anggaran 16,5, dan kedua sebesar 7 miliar dari anggaran sebesar 12,5 miliar. Sekali lagi uang APBD yang diterima manajemen tim hingga akhir putaran pertama baru 16,6 miliar dari anggaran sebesar 29 miliar," tandas Umuh.
Umuh mengaku tidak tahu dimana uang sisa anggaran ABD untuk Persib. "Jadi selama ini kekurangan dana operasional Persib, saya yang menanggungnya. Jelas saya menginginkan sisa dana untuk Persib segera diberikan kepada tim. Saya tidak tahu bagaimana menjalani sisa kompetisi bila dana sisa tersebut belum cair," kata Umuh sambil menerangkan manajemen tim beda dengan manajemen klub.
"Selama ini masyarakat hanya tahu yang ada hanya manajemen tim. Mereka tidak tahu ada manajemen klub. Untuk itu kami dari manajemen tim siap melakukan evaluasi sekaligus mempertanggungjawaban alokasi dana APDB untuk Persib. Ini penting agar masyarakat tahu manajemen tim selama ini baru menerima sebesar 16,6 miliar dari 29 miliar dana yang dianggarkan untuk Persib. Kami siap melakukan evaluasi keuangan karena Persib didesak untuk segera menjadi perseroan terbatas," ulang Umuh.
Selasa, 09 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar