
Untuk menghindari hal-hal yang lebih buruk, Irwan Wijasmara yang tulang sikutnya patah saat membela Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalata Makassar pada laga terakhir putaran pertama, 15 November lalu, mau tidak mau harus naik ke meja operasi. Rekomendasi itu sudah dikeluarkan dokter tim Persib, dr. Ia Kurnia.
"Setelah cederanya di-scan, satu tulang radius Irwan yang mengarah ke bagian jempol patah. Sedangkan yang mengarah ke kelingking terlepas dari engselnya. Melihat kondisi itu, sebenarnya mau tidak mau Irwan harus masuk ruang operasi," kata Ia di sela-sela sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (22/12). Dalam sesi latihan itu, Irwan belum bergabung.
Kendati saran dan rekomendasi sudah disampaikannya secara langsung kepada Irwan, namun operasi itu kemungkinan tidak dilakukan, karena pemain yang bersangkutan menolaknya. Dikatakan Ia, Irwan lebih memilih melakukan upaya penyembuhan dengan pengobatan tradisional.
"Rekomendasi itu sudah saya sampaikan ke Irwan. Tapi, dia tidak mau. Sepertinya, Irwan belum siap dan masih takut menjalani operasi tulang di bagian sikutnya itu," kata Ia.
Ketika ditanyakan kemungkinan terburuk jika operasi tidak dilaksanakan, seperti pembusukan tulang misalnya, Ia menjawab hal itu tidak akan terjadi. Namun, Ia mengatakan, kalau sampai muncul jaringan otot baru di sela-sela tulang yang patah dan terlepas itu, risikonya harus dilakukan rekonstruksi jika gerakan tangan Irwan ingin kembali normal.
"Karena ada tulang yang patah, itu harus disambung dengan pen. Sedangkan yang lepas harus dikembalikan ke posisinya. Nah, kalau sudah ada jaringan otot yang masuk ke sela-sela tulang yang patah dan terlepas itu, nantinya harus dilakukan rekonstruksi dan itu biayanya akan lebih mahal dan waktu yang lebih lama," paparnya.
Belum berani
Ketika keengganannya masuk ruang operasi itu dikonfirmasikan "GM", Irwan membenarkannya. "Alasan pertamanya memang itu (masih takut, red). Jujur, saya belum siap kalau harus dioperasi," kata pemain yang baru memulai debutnya ketika menghadapi PSM itu.
Irwan juga membenarkan kalau saat ini ia terus menjalani upaya penyembuhan melalui pengobatan tradisional yang menurutnya cukup berhasil. "Ada orang bisa di daerah Talaga (Majalengka, red). Saya terus melakukan pengobatan alternatif di sana. Alhamdulillah, hasilnya cukup bagus. Kondisi cedera saya berangsur membaik," katanya.
Selasa, 23 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar