
BANDUNG, TRIBUN - Tiga punggawa Persib yang dipanggil pelatih timnas, Benny Dollo, untuk mengikuti pelatnas Pra-Piala Asia, yaitu Nova Arianto, Maman Abdurahman, dan Hariono, menyatakan kesiapannya memenuhi panggilan timnas. Maman kemarin bahkan sudah merapat ke Jakarta untuk bergabung dengan rekan-rekannya di timnas.
Maman mengaku hatinya berat meninggalkan Persib, tapi apa mau dikata, panggilan timnas merupakan tugas negara yang tak bisa ditolak. "Saya kira semua pihak bisa mengerti masalah ini. Bukan berarti saya menomorduakan Persib, tapi panggilan dari timnas ini merupakan tugas negara," tandas Maman, Rabu (24/12).
Secara pribadi, Maman mengaku senang masih diberi kepercayaan membela timnas. Menurutnya, kesempatan berkostum merah putih bukanlah persoalan yang mudah. Untuk itu, ia siap bersaing dengan pemain lainnya dalam merebut posisi inti di timnas.
Senada dengan Maman, gelandang bertahan Hariono juga mengaku senang diberi kesempatan mengikuti pelatnas jangka panjang. Menurutnya, ini menjadi momen yang tepat untuk unjuk gigi, setelah gagal masuk skuad inti di timnas Indonesia di Piala AFF.
"Saya kira ini penghargaan besar untuk saya. Menjadi pemain timnas itu kan impian semua pemain bola di tanah air. Saya sendiri akan berupaya sekuat tenaga untuk menjadi pemain inti di timnas," tegas Hariono.
Defender berkepala plontos, Nova Arianto, menegaskan, kalau dibolehkan, ia sebenarnya ingin membela Persib baik di Liga Super Indonesia (LSI) maupun Copa Indonesia. Tapi hal itu ia serahkan sepenuhnya pada kebijakan PSSI.
"Sebagai pemain saya harus siap jika diminta membela negara. Saya kira semua orang bisa mengerti dengan masalah ini," tandas Nova.
Ketiga punggawa Persib ini dipastikan tak boleh membela Maung Bandung sepanjang Januari 2009. Selain mereka, 24 pemain lainnya yang dipanggil timnas juga tak bisa memperkuat klub masing-masing. Mereka harus mengikuti pelatnas Pra-Piala Asia yang akan dipusatkan di Sawangan, Bogor, pada 27 Desember-28 Januari 2009.
Terkait ajang Pra-Piala Asia itu, pada 19 Januari 2009 timnas harus bertanding melawan Oman di Muscat, selanjutnya berhadapan dengan Australia di Jakarta pada 28 Januari 2009.
Jumat, 26 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar