
Catatan kurang mengesankan setiap kali bermain dengan PSDS Deli Serdang di Stadion Baharoedin Siregar Lubuk Pakam, diharapkan tidak membuat para pemain Persib Bandung trauma. Paling tidak harapan itu dilontarkan anggota tim pelatih menjelang keberangkatan Persib ke Lubuk Pakam, Selasa (16/12).
Persib dijadwalkan memainkan leg kedua Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009 melawan tim berjuluk "Traktor Kuning" itu di Lubuk Pakam, Kamis (18/12).
Setelah hanya menang 2-1 pada leg pertama di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (13/12), posisi Persib belum aman, karena kekalahan 0-1 akan membuat Maman Abdurahman dan kawan-kawan tersingkir. Syarat untuk lolos ke babak "32 Besar", Persib minimal harus mampu menahan imbang tuan rumah.
"Itu (catatan kurang mengesankan lawan PSDS, red) janganlah jadi trauma. PSDS bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan di kandangnya sendiri," kata Pelatih Persib, Jaya Hartono usai sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Minggu (14/12).
Berdasarkan catatan "GM", sejak Liga Indonesia (LI) edisi pertama digulirkan pada November 1994, Persib sudah 11 kali bertanding dengan PSDS di Stadion Baharoedin Siregar. Dari 11 pertemuan tersebut, 7 di antaranya harus pulang dengan membawa kekalahan. Sisanya, 3 kali imbang dan sekali bisa meraih kemenangan.
Jaya menyadari, kebobolan satu gol pada leg pertama di kandang sendiri membuat perjuangan Persib di laga kedua tetap berat. "Pada pertandingan kedua, perjuangan kita tetap berat. Tapi, saya yakin Persib juga bisa menang di Lubuk Pakam," kata Jaya mencoba mengobarkan semangat anak asuhnya.
Apa yang dikatakan Jaya didukung asistennya, Robby Darwis. "Siapa bilang kita (Persib, red) tidak pernah menang di Lubuk Pakam? Dulu (LI III/1996-1997, red), kita pernah mengalahkan PSDS 2-0. Di era Perserikatan, kita lebih sering menang lagi," timpal mantan kapten Persib ini.
Perubahan formasi
Karena posisi Persib belum aman, pada leg kedua nanti, kemungkinan besar Jaya bakal menurunkan skuad intinya yang secara reguler dipasang di pentas Liga Super Indonesia (LSI). Kemungkinan itu didasarkan atas kekecewaan Jaya terhadap kinerja lini tengah Persib pada leg pertama.
"Perubahan formasi tim pasti akan saya lakukan di partai tandang nanti. Apalagi, pada pertandingan kemarin (leg pertama, red), gelandang kita yang bermain cuma Hariono. Sementara keempat gelandang PSDS bermain sangat ngotot," kata Jaya mengevaluasi penampilan anak asuhnya.
Perubahan komposisi tim, khususnya di sektor gelandang ini, sangat memungkinkan karena kondisi Eka Ramdani dan Hari Salisburi yang absen pada laga pertama dipastikan semakin fit setelah menjalani masa pemulihan dari sakitnya.
Senin, 15 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar