
BANDUNG, TRIBUN - Cedera patah tulang siku yang dialami Irwan Wijasmara memasuki babak baru. Karena penanganan cedera yang keliru, bek masa depan Persib itu kini diharuskan untuk operasi tulang (orthopedi) jika tangan kirinya ingin normal kembali.
“Untuk kebaikan Irwan sendiri, saya menyarankan kepada yang bersangkutan untuk mengikuti operasi orthopedi,” ujar Dokter Tim Persib, dr Ia Kurnia, Minggu (21/12).
Menurut Ia Kurnia, setelah dilakukan pemindaian dengan metode Magnetic Resonance Imaging (MRI), diketahui di tulang siku tangan kiri Irwan ada yang bergeser dan patah. Dilihat dari luar tangan kirinya itu terlihat bengkok. Belakangan diketahui kondisi ini disebabkan penanganan yang keliru.
“Tanpa sepengetahuan kami, tangan yang cedera itu diurut oleh seorang tukang urut di Jakarta. Karena penanganan yang keliru seperti itu, cederanya bukan membaik malah jadi kurang bagus,” ungkap Kurnia.
Untuk mengatasi masalah ini tidak ada jalan lain kecuali dilakukan operasi tulang. Dengan operasi seperti ini diharapkan fungsi dan bentuk tangannya jadi normal kembali.
Selain Irwan, pemain sayap Salim Alaydrus hingga kini juga masih dibekap cedera paha. Hasil observasi tim dokter menunjukkan masih terdapat robekan di otot paha kiri pemain asal Purwakarta tersebut.
Menurut Ia Kurnia, dua robekan di otot paha itu dalam istilah kedokteran disebut semitendinosus dan semimembranosus. Kedua robekan ini disebabkan yang bersangkutan terlalu memaksakan diri untuk berlatih.
“Ketika kondisinya belum pulih, dia sudah memaksa untuk menggerakan kakinya. Akibatnya terjadi dua robekan di otot pahanya. Dengan rutin melakukan terapi, mudah-mudahan saja bisa cepat pulih kembali,” terang Kurnia.
Di luar kedua pemain itu, menurut Ia Kurnia, pemain Persib lainnya kini dalam kondisi fit. Rafael Alves Bastos yang ketika melawan PSDS, kakinya sempat ditebas pemain lawan, kini sudah pulih kembali.
Yang menggembirakan, kondisi yang dialami bek kanan Waluyo. Pemain asal Banyumas itu, kata Ia Kurnia, bisa dikatakan sembuh total setelah dibekap cedera paha cukup serius. Bahkan saat turun menghadapi PSDS, Waluyo tampil beringas.
“Fisik dan mentalnya bagus. Sama sekali tak terlihat mengalami trauma cedera. Mainnya normal saja, bahkan terlihat lebih berani dalam duel-duel dengan pemain lawan,” puji Ia Kurnia.
Senin, 22 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar