Senin, 17 November 2008

Dada Meminta Persib Lakukan Efisisensi

BANDUNG, TRIBUN - Ketua Umum Persib H Dada Rosada kembali menegaskan, Persib harus bisa merebut prestasi tertinggi di kompetisi Liga Super 2008 sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Untuk menjadi juara, Dada juga meminta semua pemain Persib untuk bermain maksimal dan profesional di setiap pertandingan yang dilakoni Persib.

"Pemain dibayar mahal dengan menggunakan uang dari APBD artinya dari uang rakyat. Pemain yang sudah dibayar mahal harus bisa menunjukkan profesionalismenya dengan memberikan prestasi bagus kepada masyarakat," tutur Dada, Minggu (16/11).

Ditemui seusai membuka Turnamen Futsal G23 Piala Jusuf Kalla di gedung Planet Futsal, Dada juga menyinggung soal pemain yang banyak disimpan di bangku cadangan. "Seharusnya tidak sampai terjadi pemain yang dibayar mahal tidak pernah dimainkan. Untuk itu si pemain harus membuktikan bahwa mereka punya kemampuan," ujar Dada dengan nada serius.

Khusus kepada pemin impor, Dada menyatakan seharusnya pemain asing yang rata-rata dibayar mahal itu bisa memberikan kontribusi lebih besar dibanding pemain-pemain lokal. Paling tidak kata Dada, para pemain impor ini prestasinya di tim Persib tidak kalah dibanding pemain-pemain lokal.

"Jangan sampai pemain asing tidak dimainkan karena tidak berkualitas. Kalau ini sampai terjadi, untuk putaran kedua nanti bukan tidak mungkin Persib melakukan efisiensi. Ini juga sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat," tandas Dada yang menyambut gembira hasil imbang 1-1 yang diraih Persib di kandang PSM Makassar. "Daripada kalah, hasil itu lebih baik," ucapnya.

Sementara itu bobotoh juga mendukung komentar Dada yang meminta pemain bisa menunjukkan prestasi dan memberi kontribusi tinggi kepada Persib. Ketua Viking Heru Joko dan Ketua Bomber Asep Abdul menyatakan kontrak besar pemain harus bisa diimbangi dengan prestasi "Untuk membahagiakan rakyat maka prestasi Persib harus maksimal," ujar Heru dan Asep.

0 komentar:

Caution : Wajib diklik

Followers

Caution : Wajib diklik